Pasar vs E-Market

Nama : Jurisya Marchita

Kelas : PLSI 37

Tugas : Pak Budi

Di pasar, kita akan menjumpai banyak penjual yang menawarkan berbagai macam barang, baik hasil pertanian, maupun hasil industri. Selain itu, kita akan banyak menjumpai orang dengan tujuan berbelanja yang berbeda pula. Dari hanya untuk memenuhi kebutuhannya (mengkonsumsi), untuk dijual kembali (distribusi) sampai untuk diolah kembali kemudian dijual (produksi). Selanjutnya, di antar pembeli dan penjual tersebu sering kali terjadi tawar menawar yang diakhiri dengan transaksi jual beli.

Perkembangan teknologi informasi yang sangat dramatis dalam beberapa tahun terakhir telah membawa dampak transformational pada berbegai aspek kehidupan, termasuk di dalamnya dunia bisnis yang ditandai dengan menjamurnya istilah-istilah e-business, e-economy, e-university, e-government, e-entertainment, e-market, e-service, dan masih banyak lagi istilah sejenis. Salah satu yang paling menonjol adalah munculnya e-market. hal ini menyebabkan persaingan dalam berdagang makin meningkat.

Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Produk yang dijual dan dibeli juga dapat dilihat dengan kasat mata. Konsumen dan produsen juga dapat dengan mudah dibedakan.

E-Market adalah pasar yang lokasinya tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Konsumen dan produsen tidak bertemu secara langsung. Kegiatan jual beli barang dilakukan melalui internet, pemesanan telepon, dll. Barang yang diperjual belikan tidak dapat dilihat dengan kasat mata, tapi pada umumnya melalui brosur, rekomendasi, dll. Kita juga tidak dapat melihat konsumen dan produsen bersamaan, atau bisa dikatakan sulit membedakan produsen dan konsumen sekaligus.

Kelebihan da kekurangan dari masing-maing dapat dijabarkan sebagai berikut.
A. Pasar :
1. Kelebihan :
- Konsumen dapat melihat secara langsung barang yang akan dibeli
- Terjadinya tawar menawar secara langsung
- Dapat bersosialisasi
- Memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat
- Untuk produk bahan makanan biasanya lebih segar
2. kekurangan :
- Adanya jarak tempuh yang harus dihadapi konsumen
- Tingkat kenyamanan berbelanja yang berbeda dimasing-masing tempat
- Harus meluangkan waktu
3. Contoh : Pasar Tradisional, Minimarket, Hypermarket, dll.

B. E-Market
1. Kelebihan :
- Dapat melakukan transaksi tanpa harus berpergian jauh
- Tingkat kenyamanan yang tinggi
- Mendapatkan harga barang sesuai kebutuhan
- Barang yang ditawarkan umumnya lebih bervariasi
- Membutuhkan waktu yang relatif singkat dalam jual beli
2. Kekurangan :
- Tidak dapat melihat barang secara langsung
- Terkadang barang yang diterima tdak sesuai harapan
- Untuk produk bahan makanan biasanya berupa kalengan
- Sering terjadinya penipuan dalam transaksi
3. Contoh : Amazone, Kaskus, iTunes, dll.

Source :
_http://www.scribd.com/doc/2083958/ecommerce
_http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar

Studi Penerapan DSS Bengkel Manchining Center PT. IPTN

Bengkel Manchining Center PT. IPTN menerima pemesanan dari Engineering Office. Pesanan yang datang berupa Jadwal Induk Produksi lengkap dengan struktur produk, routing sheet dan lead time tiap item produk. Manajer bengkel harus memutuskan dengan segera mampu atau tidak mampu melayani pesanan tersebut.

Tanpa bantuan suatu sistem yang mampu menghitung kapasitas yang tersedia dari bengkel tersebut dan yang juga mampu menghitung dengan cepat kebutuhan kapasitas akan pesanan tersebut, keputusan dari manajer tidak dapat segera terwujud. Kalaupun manajer dapat segera memutuskan mampu, keputusan tersebut tentunya hanya berdasarkan pengalaman masa lalu dan keberanian semata dalam mengambil keputusan.

Sehingga hasil akhirnya tidak seperti yang diharapkan. Suatu sistem pendukung keputusan yang mampu membantu manajer menghadapi masalah tersebut diatas telah berhasil dirancang dalam tesis Antonius Sarwedi (Teknik Industri ITB, 1995) yang berjudul ‘RANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN WAKTU PENYELESAIAN PRODUK DAN PENENTUAN HARGA POKOK BARANG’.Untuk dapat diterapkan di bengkel Machaning Center PT. IPTN pada kondisi riil sistem tersebut perlu dimodifikasi karena pada sistem ini JIP yang digunakan adalah JIP feasibel. Pada tugas akhir ini Sistem Pendukung Keputusan telah berhasil dimodifikasi dengan memperhitungkan penjadwalan ditingkat shop floor sehingga didapatkan JPI realistis. Akan tetapi ternyata sistem ini tidak dapat diterapkan di bengkel Machining Center PT. IPTN pada kondisi riilnya. Hal ini disebabkan karena di bengkel tersebut tidak tersedia data struktur produk, data routing sheet dan data kapasitas mesin tersedia.

Penerapan DSS dalam Manajemen Akademik

Dalam berbagai proses manajemen akademik, proses pengambilan keputusan telah banyak bergantung pada DSS yang telah dikembangkan. Penerapan DSS diterapkan pada saat :

  • keputusan penerimaan mahasiswa baru,
  • evaluasi prestasi akademik,
  • yudisium, dan
  • penentuan mahasiswa berprestasi.

Berbagai basis data dikembangkan oleh fakultas dan unit kerja sesuai dengan aktivitas dan arah pengembangan masing-masing dengan penerapan koordinasi matriks kepada unit lain yang terkait. Pangkalan data utama meliputi sebagai berikut :

  • Basis data sumber daya manusia / ketenagaan yang dikelola dalam kelompok aplikasi Sistem Informasi Ketenagaan (SINAGA), termasuk di antaranya basis data presensi/absensi pegawai (aplikasi Absensi sidik jari).
  • Basis data akademik yang dikelola dalam kelompok aplikasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), termasuk di antaranya basis data penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (aplikasi SIPEN dan aplikasi SIPEMAS).
  • Basis data aset / sarana-prasarana yang dikelola dalam kelompok aplikasi Sistem Informasi SARANA-PRASARANA (SINAPRA).
  • Basis data kemitraan / kerjasama yang dikelola dalam aplikasi Sistem Informasi Kerjasama (SIKERSA).
  • Basis data keungan yang dikelola dalam kelompok aplikasi Sistem Informasi Keuangan (SIAKEU).

DAMPAK PEMANFAATAN DSS

Dampak dari pemanfaatan Decision Support System (DSS) antara lain adalah :

  • Masalah-masalah semi struktur dapat dipecahkan.
  • Problem yang kompleks dapat diselesaikan.
  • Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya.
  • Dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi, pengambilan keputusan dengan DSS dinilai lebih cepat dan hasilnyalebih baik.
  • Menghasilkan acuan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh manajer yang kurang berpengalaman.
  • Untuk masalah yang berulang, DSS dapat memberi keputusan yang lebih efektif.
  • Fasilitas untuk mengambil data dapat memberikan kesempatan bagi beberapa manajer untuk berkomunikasi dengan lebih baik.
  • Meningkatkan produktivitas dan kontrol dari manajer.

     

FAKTOR PENDUKUNG DSS

Faktor yang mendukung DSS

Pengambilan keputusan dipengaruhi oleh :

  • Faktor teknologi

  • Faktor kompleksitas struktural

  • Faktor pasar internasional

  • Faktor stabilitas politik

  • Faktor konsumerisme

  • Faktor intervensi pemerintah

  • Faktor informasi yang berkaitan dengan masalah tersebut,

  • Faktor gaya pengambilan keputusan dan

  • Faktor kemampuan (intelegensi ,persepsi, dan falsafah) serta

  • Pertimbangan pengambil keputusan. Pengambilan keputusan selalu berkaitan dengan ketidakpastian dari hasil keputusan yang diambil . Untuk mengurangi faktor ketidakpastian tersebut, keputusan membutuhkan informasi yang sahih mengenai kondisi yang telah, dan mungkin akan terjadi, kemudian mengolah informasi tersebut menjadi beberapa alternatif pemecahan masalah sebagai bahan pertimbangannya dalam memutuskan langkah yang akan dilaksanakannya, sehingga keputusan yang diambil diharapkan dapat menrberikan keuntungan yang maksimal.

  • Menggunakan aplikasi Computer Base Information System (CBIS) untuk lingkungan kelompok, seperti: Electronic Meeting System (EMS) dan Group Decision Support System (GDSS). Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (group decision support system), atau GDSS adalah suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam suatu tugas (tujuan) bersama dan yang menyediakan interface bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama.

Sumber : http://asri19.wordpress.com/2008/01/11/sistem-pendukung-keputusan-decision-support-system/

si LyUbYt moek…!

hohohoho…..

gw gak tau patut seneng ato sedih cos hr minggu malem kemarin HAMSTER ade gw (lyubyt) yg br 3hr d bliin sm cowkny ade gw tb2 aja ilang tanpa jejak alhasil kami sma beranggapan bahwa…..

Read More…

3rd Album Vesyolye Ulybki / Happy Smile

GILA…. !!!!

ni album bener2 jd kado n hadiah terbaik gw dr t.A.T.u cos tgl 21 Oktober kmrn mrk ngeluarin album baru Read More…

>> MenYa hOme oF JrSYa !!

WelCOme…

DobRo poZhaLovaT’…..

YokoShou…..

AnyOn haSeO…

AloHa….

SelaMat DataNg…..

d Blog yg gak jelas n SUPER aneh ni! *o*

semoga anda puas tp yg pasti gak puas coz gak ada apa-apaan hihihihi………

Isi bLoG

1. Pengolahan Citra

2. Comic of One Piece

3. Krasotka Muzika eto t.A.T.u

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.